Cara Mudah Budidaya Labu Siam Untuk Pemula | Media Jogja

Cara Mudah Budidaya Labu Siam Untuk Pemula

Sechium edule atau lebih dikenal dengan nama labu siam merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki umur panjang yakni lebih dari 2 tahun, tanaman yang satu ini tumbuh dengan sifat merambat. Labu siam sendiri memiliki nama yang berbeda - beda di setiap wilayah Indonesia seperti misalnya gambas di Jawa Barat dan waluh jipang di Jawa Tengah. Tanaman labu siam memiliki buah yang bentuknya menyerupai bola lampu yang bagian kulitnya terdapat alur sebanyak 5 hingga 10 buah.
1717086682925.webp

Bagian permukaan kulit dari buah labu siam juga ditumbuhi oleh bulu - bulu kecil yang jarang, selain itu daging buah labu siam memiliki banyak kandungan air. Labu siam sendiri merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat populer di tanah air, pada umumnya jenis labu yang satu ini diolah menjadi berbagai macam masakan yang lezat. Kepopuleran labu siam membuat jumlah permintaan terhadap jenis labu ini tergolong tinggi sehingga tentu akan menjadi peluang bagi Anda untuk melakukan usaha budidaya labu siam, berikut ini akan kami berikan caranya.

Budidaya Labu Siam Untuk Pemula

1. Pembibitan

Tanaman labu siam dikembangbiakkan melalui buahnya yang sudah tua, buah labu siam yang telah tua disimpan terlebih dahulu di tempat yang agak teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Setelah dibiarkan beberapa waktu, labu siam akan mulai mengeluarkan tunas, namun tunggulah hingga tunasnya tumbuh kurang lebih 10 hingga 20 cm sebelum dipindah ke lahan.

2. Pengolahan Lahan

Syarat tumbuh tanaman labu siam adalah tanah yang gembur sehingga Anda harus melakukan penggemburan tanah terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul atau alat bajak, selain itu Anda juga harus membersihkan lahan dari gulma dan juga kotoran lainnya. Setelah itu Anda bisa membuat lubang tanam untuk labu siam dengan jarak antar lubang sekitar 3 meter dan jarak antar barisan lubang kurang lebih 5 meter.

3. Penanaman Labu Siam

Langkah berikutnya yang harus dilakukan dalam budidaya labu siam adalah proses penanaman, proses yang satu ini sebaiknya Anda lakukan pada sore hari dengan tujuan agar tanaman labu siam tidak langsung terkena sinar matahari. Anda bisa menanam labu siam ke dalam setiap lubang tanam, setelah itu Anda bisa menutupnya menggunakan tanah yang dicampur pupuk kandang.

4. Pemeliharaan Labu Siam

Pada saat tanaman labu siam telah tumbuh setinggi 50 cm, maka Anda harus membuat para - para dari bambu yang tingginya berkisar antara 1,5 hingga 2 meter. Anda juga perlu untuk melakukan penyiangan dengan membuang gulma yang ada di sekitar tanaman labu siam, selain itu Anda juga harus melakukan pemupukan ulang menggunakan pupuk organik serta melakukan penyiraman.

5. Masa Panen Labu Siam

Perlu Anda ketahui bahwa pada umumnya tanaman labu siam sudah mulai bisa dipanen jika usianya mencapai 4 bulan yang ditandai dengan buahnya telah penuh dan padat serta memiliki warna yang agak keputihan. Perlu Anda ingat bahwa proses pemanenan yang terlambat akan membuat rasa buahnya menjadi tidak enak, setiap tanaman akan menghasilkan 50 buah labu siam setiap tahun.

Jumlah permintaan labu siam yang begitu tinggi di pasaran membuat banyak orang tertarik untuk mulai membudidayakannya secara intensif.
 
Back
Atas.