Seni, Budaya dan Sejarah | Page 3 | Media Jogja

Seni, Budaya dan Sejarah

Diskusi dan informasi tentang seni, budaya, dan sejarah

Banyak yang Tak Tahu, Begini Asal Mula Nama Malioboro di Yogyakarta

Yogyakarta memang Istimewa.
Salah satu kawasan pusat kota Yogyakarta yang sudah dibenahi menjadi lebih nyaman adalah Malioboro.

Simak tulisan Soemadirdja, Jalan Malioboro Asalnya dari Marl Borough, yang pernah dimuat di Majalah Intisari edisi Agustus 1973 berikut ini.

Kalau orang bepergian ke Yogyakarta dan menjelajah jalan- jalan dan kampung-kampungnya, maka orang akan menjumpai jalan serta kampung yang khas Jawa.

Sementara itu Sultan Hamengku Buwono I masih tinggal di “Ambarketawang" yang terletak kurang lebih 5 km sebelah Barat Yogyakarta sekarang, dengan para kerabat dan laskarnya.

Setelah selesai pembangunannya, diperingati dengan sebuah “Sangkalan memet", berwujud gambar dua ekor naga yang masing-masing saling berkaitan (kawin).

Artinya “Dwi Naga Rasa Tunggal" (Dwi = 2 ; Naga = 8 ; Rasa = 6 ; Tunggal = 1) jadi merupakan angka 2861 dan kalau dibalik 1682, yaitu tahun Jawa.

Kini Sri Sultan Hamengku Buwono berkenan “boyong" (pindah) dari Ambarketawang ke...
 

Anak Jaman Now Banyak Yang Tidak Bisa Bahasa Jawa

Angsal gambar niki saking grup SMA.Menurute njenengan sedanten pripun??

FB_IMG_15483887652072946.webp
 

Gerakan Literasi Aksara Jawa

78 Kecamatan Jadi Sasaran Gerakan Literasi Aksara Jawa

Pemerintah Provinsi DIY akan menggugah kembali gerakan literasi aksara jawa di kalangan masyarakat.

Pada tahap awal ada 78 kecamatan se Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi sasaran gerakan ini.

Pemprov DIY melalui Dinas Sosial DIY berupaya menumbuh kembangkan kesadaran penggunaan aksara jawa dengan program restorasi sosial.

Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi menjelaskan, beragam alasan munculnya restorasi sosial ini.

Diantaranya, karena semangat keistimewaan Yogyakarta agar bisa dirasakan oleh semua pihak dalam
beragam aspek.

Dia menambahkan, gerakan masif menanamkan generasi muda agar bangga menggunakan Aksara Jawa ini dengan program GERBANGPRAJA.

Program ini sebagai pijakan dalam program restorasi sosial yang hakikatnya merefleksikan sebuah sikap.

“Dalam tradisi kultural Jawa yakni teposeliro, dimana dalam bahasa sehari - hari kita menyebutnya sithik eding(kesediaan...
 

Indonesia Scooter Festival (ISF) di Jogja 2018

Indonesia Scooter Festival (ISF) 2018 akan digelar pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 22 dan 23 September di Jogja Expo Center (JEC). Ada ratusan scooter antik yang akan diikutsertakan pada acara ini.
vespa antik.webp

Dwi Yudha Danu selaku ketua acara dan penyelenggara ISF 2018 mengatakan ada sekitar 300 scooter yang akan dipamerkan dan untuk kontes terdiri dari scooter 3 wheeler, Lambretta, dan Vespa Piaggio. Ada beberapa kelas seperti custom, cooper, mauoun orisinil.

Ada sekitar 130 booth yang disediakan oleh panitia untuk para komunitas yang akan menjual komponen-komponen scooter. Sementara di outdoor ada tontonan berupa tong setan seperti yang biasa ditemukan di pasar malam. Namun untuk tong setan ini, menggunakan vespa jenis PTS.

"Ada teman kami dari scooterist yang latihan hampir 3 bulan memakai PTS berputar dengan kecepatan 80-100 km.jam. Ini adalah pertama di dunia."kata Dwi Yudha Danu.

Bagi yang tertarik untuk memiliki vespa, pengunjung dapat membeli pada saat acara...
 

Vegetarian

Bagi pecinta vegetarian,ini yg ditunggu-tunggu.event vegetarian
“VEGAN FESTIVAL JOGJA 2018” merupakan festival aneka kuliner berbasis nabati yang berlangsung pada tanggal 2 November sampai 4 November 2018 di Atrium Mal Malioboro dan Ballroom Hotel Ibis Malioboro Yogyakarta.

Event ini menekankan bahwa pola makan vegan memberi manfaat positif bagi kesehatan dan lingkungan.

Buah - buahan dan sayuran memiliki kandungan tinggi akan serat, vitamin dan antioksidan. Zat - zat antioksidan dan phytochemicals semacam itu sangat penting berfungsi sebagai agen protektif terhadap kanker dan berbagai penyakit degeneratif.

“VEGAN FESTIVAL JOGJA 2018” kiranya mampu untuk menginspirasi pola hidup sehat dan ramah lingkungan di kalangan masyarakat Yogyakarta melalui aneka variasi makanan nabati yang lezat dan bergizi.

Informasi lebih lanjut mengenai event ini dapat diperoleh dengan menghubungi Made di 0878.9425.3575 atau follow Instragram @veganfestivaljogja.
 

Sarihusada Hadirkan Wahana Jejak Kreatif di Taman Pintar Jogja

Demi mengembangkan sisi motorik dan kognitif anak dan untuk mendukung tumbuh kembang anak menjadi anak generasi maju, Sarihusada melalui produknya, SGM Eksplor, mewujudkan komitmen untuk mendukung terwujudnya Anak Generasi Maju. Hal itu dilakukan dengan menghadirkan wahana edukatif 'Jejak Nutrisi' di Taman Pintar Yogyakarta pada Jumat 14 September 2018.
taman pintar.webp

Wahana Jejak Nutrisi berisikan permainan untuk mengasah lima potensi prestasi anak yaitu tumbuh tinggi dan kuat, percaya diri, cerdas kreatif, mandiri dan supel melalui pengalaman interaktif. Dengan mengasah 5 potensi ini diharapkan dapat mengembangkan 5 Potensi Prestasi Anak Generasi Maju.

Talitha Andini Prameswari selaku Digital Community Social Project Manager Danone ELN Indonesia mengatakan, wahana ini merupakan dukungan terbaru SGM Eksplor kepada pengunjung Taman Pintar setelah sejak lama turut serta memberikan dukungan melalui pembuatan dan pengelolaan PAUD serta wahana lainnya.

"Dukungan SGM Eksplor kepada...
 
Terakhir diedit oleh moderator:

Jogja Holden Day 2018

Festival otomatif dari pabrikan asal Australia yaitu Holden akan diselenggarakan di Jogja pada 15 - 16 September 2018. Even tersebut mengangkat tema "Rise of the Legend" dan akan menampilkan jenis Holden mulai dari produksi tahun 1954 - 2008.

Ketua Jogja Holden day 2018, Muhamad Sofyan mengatakan acara ini bertujuan untuk menarik simpati masyarakat terhadap mobil klasik khususnya merk Holden. Kita ingin mempopulerkan kembali Holden yang pernah jaya pada era 90-an. Peserta yang berpartisipasi ada sekitar 200 dan untuk pameran mobil disediakan 50 slot.
Holden Klasik.webp


Dipilihnya Jogja sebagai tempat berlangsungnya acara ini berdasarkan musyawarah nasional jambore Nasional Holden di Cirebon pada tahun 2017.

Acara yang sudah disiapkan selama 2 hari yaitu demonstrasi seputar perkembangan mesin Holden, aksi burn out ramai-ramai, dan pemberian doorprize berupa 1 unit Holden Kingswood.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan acara ini, siapkan Rp 35.000 untuk membeli 1 tiket masuk. Semua peserta...
 

Hari Batik Nasional

Peringati Hari Batik Nasional, Siswa SMP Negeri 1 Bantul Gelar Fashion Show Batik di Jalanan

BANTUL - Para pelajar SMP Negeri 1 Bantul menggelar fashion show Batik di jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di simpang empat Klodran, Bantul, Selasa (02/10/2018).
Puluhan siswa ini mengenakan pakaian batik dan berjalan lenggak-lenggok layaknya seorang model.
Iringan angklung dan musik tradisional kendang menambah suasana mirip pertunjukan model dan artis kenamaan.

Batik yang dipakai puluhan pelajar ini bukan hasil rancangan desainer kondang, melainkan hasil dari kreasi mereka sendiri yang dibantu oleh guru pembimbing dalam mata pelajaran Prakarya.

Guru Prakarya Batik SMPN 1 Bantul, Nur Budiyanto, mengatakan digelarnya fashion show batik jalanan ini sebagai upaya dari SMP Negeri 1 Bantul untuk mengangkat kembali Batik sebagai warisan kebudayaan adiluhung bangsa yang tetap harus dilestarikan.

"Kami ingin mengenalkan dan menanamkan kecintaan bahwa generasi muda...
 

Pemilihan Dimas Diajeng DIY

DIY Siap Sambut Dimas Diajeng 2018

Yogya-
Pemilihan Dimas Diajeng DIY akan segera menuju malam puncak. Rencananya penobatan akan dilaksanakan di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, 12 Oktober 2018 mendatang.

Mengusung tema 'Hamemayu Hayuning Budhi Pakarti, Hangesti Budaya Luhur' penobatan Dimas Diajeng akan menonjolkan kemampuan para finalis seperti sikap, cara berkomunikasi hingga kemampuan bakat minat dan pengetahuan tentang pariwisata dan budaya.

"Pemilihan ini memiliki misi dan tujuan untuk meningkatkan peran generasi muda dalam mendukung pariwisata sebagai salah satu sumber kekayaan dan kekuatan nasional Indonesia," kata Plh Dinas Pariwisata DIY sekaligus Ketua Panitia, Rose Sutikno
saat jumpa media di Tara Hotel, Selasa (9/10/2018).

Di malam puncak akan ada 15 pasang Dimas Diajeng yang berasal dari empat Kabupaten dan satu Kota di DIY. Mulai hari ini, Selasa (9/10/2018) para finalis pun juga wajib melakoni beragam pembekalan dan materi untuk meningkatkan...
 
Back
Atas.