Banyak yang Tak Tahu, Begini Asal Mula Nama Malioboro di Yogyakarta
- By Deddy
Yogyakarta memang Istimewa.
Salah satu kawasan pusat kota Yogyakarta yang sudah dibenahi menjadi lebih nyaman adalah Malioboro.
Simak tulisan Soemadirdja, Jalan Malioboro Asalnya dari Marl Borough, yang pernah dimuat di Majalah Intisari edisi Agustus 1973 berikut ini.
Kalau orang bepergian ke Yogyakarta dan menjelajah jalan- jalan dan kampung-kampungnya, maka orang akan menjumpai jalan serta kampung yang khas Jawa.
Sementara itu Sultan Hamengku Buwono I masih tinggal di “Ambarketawang" yang terletak kurang lebih 5 km sebelah Barat Yogyakarta sekarang, dengan para kerabat dan laskarnya.
Setelah selesai pembangunannya, diperingati dengan sebuah “Sangkalan memet", berwujud gambar dua ekor naga yang masing-masing saling berkaitan (kawin).
Artinya “Dwi Naga Rasa Tunggal" (Dwi = 2 ; Naga = 8 ; Rasa = 6 ; Tunggal = 1) jadi merupakan angka 2861 dan kalau dibalik 1682, yaitu tahun Jawa.
Kini Sri Sultan Hamengku Buwono berkenan “boyong" (pindah) dari Ambarketawang ke...
Salah satu kawasan pusat kota Yogyakarta yang sudah dibenahi menjadi lebih nyaman adalah Malioboro.
Simak tulisan Soemadirdja, Jalan Malioboro Asalnya dari Marl Borough, yang pernah dimuat di Majalah Intisari edisi Agustus 1973 berikut ini.
Kalau orang bepergian ke Yogyakarta dan menjelajah jalan- jalan dan kampung-kampungnya, maka orang akan menjumpai jalan serta kampung yang khas Jawa.
Sementara itu Sultan Hamengku Buwono I masih tinggal di “Ambarketawang" yang terletak kurang lebih 5 km sebelah Barat Yogyakarta sekarang, dengan para kerabat dan laskarnya.
Setelah selesai pembangunannya, diperingati dengan sebuah “Sangkalan memet", berwujud gambar dua ekor naga yang masing-masing saling berkaitan (kawin).
Artinya “Dwi Naga Rasa Tunggal" (Dwi = 2 ; Naga = 8 ; Rasa = 6 ; Tunggal = 1) jadi merupakan angka 2861 dan kalau dibalik 1682, yaitu tahun Jawa.
Kini Sri Sultan Hamengku Buwono berkenan “boyong" (pindah) dari Ambarketawang ke...