6 Tips Cara Cara Merawat Trotolan Murai Biar Fighter | Media Jogja

6 Tips Cara Cara Merawat Trotolan Murai Biar Fighter

1673916369611.png

Memiliki burung trotolan murai yang fighter dan gacor tentu menjadi kesenangan tersendiri bagi para pecinta burung. Namun tentunya hal tersebut tidaklah semudah yang dibayangkan. Perlu dilakukan cara merawat trotolan murai biar fighter dengan benar dan tepat agar berhasil.

Tapi kamu juga tidak perlu khawatir karena semua ada tipsnya, yang terpenting harus diimbangi dengan kesabaran dan ketelatenan. Pasalnya, kemampuan yang dimiliki setiap burung murai tidak hanya cukup bagaimana cara merawat trotolan murai biar fighter saja. Namun juga bagaimana si pemilik dalam melakukan cara perawatan tersebut.​

Faktor penting dalam perawatan trotolan murai​

Sebelum kamu mengetahui cara merawat trotolan murai biar fighter, terlebih dahulu perlu dipahami faktor-faktor penting dalam perawatannya. Karena cara perawatan akan berhasil jika burung murai yang dimiliki berkualitas. Lalu apa saja faktor-faktor penting tersebut?

- Memilih anakan murai trotolan dengan selektif, jangan hanya asal-asalan saja

- Mengetahui dengan detail bibit serta bobot dari

- Pastikan burung murai yang akan dipelihara tersebut memiliki kelamin jantan​

Pandungan cara merawat burung trotolan murai biar fighter​

Karena memiliki tingkat motorik yang rendah, jika cara merawat trotolan murai biar fighter tidak tepat maka bisa mengakibatkan burung gampang stress. Jika sudah stress maka tentunya burung trotolan murai tidak akan bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan ekspektasi. Oleh karena itu, berikut ini Media Jogja merangkum cara merawat trotolan murai biar giras :

1. Melakukan terapi pengembunan
Sebelum burung trotolan murai dimandikan kamu dapat melakukan terapi pengembunan di pagi hari. Pengembunan dilakukan agar burung bisa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Caranya cukup angin-anginkan sekitar 10-20 menit di luar rumah.

2. Memandikan dan menjemur burung
Setelah dilakukan terapi pengembunan, selanjutnya kamu bisa memandikan burung trotolan murai. Cara pemandiannya sendiri kamu bisa menggunakan spray atau menggunakan keramba. Setelah itu jemur burung trotolan murai kurang lebih 1 jam di antara jam 8 hingga 9 pagi.

3. Rutin membersihkan sangkar
Cara merawat burung trotolan murai selanjutnya adalah memastikan kandang selalu bersih. Selalu menjaga kebersihan sangkar. Kebersihan kandang memang menjadi salah satu penentu kesehatan dari burung murai trotolan. Oleh karena itu, lakukan pembersihan sangkar secara rutin dari kotoran-kotoran, serta ganti air minum setiap hari.

4. Berikan pakan tambahan
Selain memberikan pakan utama, memberikan pakan tambahan juga dapat melatih mental fighter burung trotolan murai. Beberapa pakan tambahan yang bisa diberikan adalah ekstra fooding (EF), seperti kroto dan jangkrik. Namun pastikan juga dalam pemberian ekstra food ini dalam porsi yang tepat.

5. Melakukan pemasteran
Pemasteran merupakan cara mengajarkan burung trotolan murai agar dapat menirukan suara kicauan menggunakan suara MP3. Kamu cukup mencari suara burung yang sudah tersedia banyak di internet. Selanjutnya kamu bisa melatihnya dengan mendengarkannya di dekat burung agar nantinya bisa menirukan.

6. Melakukan pelatihan umbar
Metode umbaran juga menjadi salah satu cara yang bermanfaat untuk melatih mental burung trotoal murai. Disamping itu hal ini juga baik dalam melatih stamina burung supaya lebih stabil dan prima, terutama saat lomba. Sehingga usahakan memberikan latihan fisik sejak dini agar burung trotoal murai lebih fighter.

Itulah beberapa cara merawat trotolan murai biar fighter yang bisa kamu coba di rumah. Perawatannya sendiri tidak hanya cukup seperti cara-cara yang sudah disebutkan diatas. Namun juga harus dibarengi dengan kesabaran dan ketelatenan agar hasil yang diperoleh memuaskan.​
 
Back
Atas.