8 Ide Jualan Minuman Kekinian untuk Ramadan, Lengkap dengan Bahan dan Estimasi Harga | Media Jogja

8 Ide Jualan Minuman Kekinian untuk Ramadan, Lengkap dengan Bahan dan Estimasi Harga

Ide Jualan Minuman Kekinian untuk Ramadan.webp

Menjelang Ramadan 2026, peluang usaha minuman kekinian kembali menjadi perhatian banyak pelaku UMKM dan masyarakat yang ingin menambah penghasilan.

Minuman segar dengan tampilan menarik selalu memiliki pasar tersendiri, terutama saat waktu berbuka tiba. Selain menyegarkan setelah seharian berpuasa, minuman dengan konsep modern dan tampilan instagrammable juga diminati kalangan muda serta keluarga.

Usaha minuman kekinian relatif fleksibel karena dapat dimulai dari rumah dengan modal yang tidak terlalu besar. Dengan kreativitas dalam penyajian, kemasan menarik, dan pengelolaan bahan yang higienis, peluang keuntungan selama Ramadan cukup terbuka.

Berikut beberapa ide minuman takjil kekinian lengkap dengan bahan utama dan estimasi harga jual yang bisa disesuaikan dengan pasar lokal.

1. Es Kopi Susu Palm Sugar​

Estimasi Harga Jual: Rp15.000 – Rp25.000

Perpaduan kopi robusta atau espresso dengan manis gula aren menciptakan rasa seimbang.
Bahan: kopi bubuk/espresso, susu cair, sirup gula aren, es batu.

Menu ini cocok bagi penikmat kopi yang ingin berbuka dengan minuman manis tanpa rasa sirup berlebihan.

2. Matcha Oat Latte​

Estimasi Harga Jual: Rp18.000 – Rp25.000

Minuman ini memadukan bubuk matcha dengan susu oat yang creamy.
Bahan: matcha powder, susu oat, gula atau madu, es batu, whipped cream (opsional).

Warna hijau lembut yang estetik menjadikannya menarik untuk pembeli muda yang menyukai minuman sehat.

3. Kopi Susu​

Estimasi Harga Jual: Rp12.000 – Rp18.000

Minuman klasik yang tetap diminati berbagai kalangan.
Bahan: kopi bubuk atau espresso, susu cair, gula sesuai selera, es batu.

Kopi susu mudah diproduksi dalam jumlah banyak dan memiliki pasar stabil.

4. Es Kuwut​

Estimasi Harga Jual: Rp5.000 – Rp10.000

Es kuwut dikenal dengan rasa segar dari perpaduan buah dan kelapa muda.
Bahan: kelapa muda serut, air kelapa, melon, biji selasih, perasan jeruk nipis atau lemon, sirup melon/cocopandan, gula, es batu.

Tampilan warna-warni membuatnya menarik untuk keluarga dan anak muda.

5. Es Blue Ocean​

Estimasi Harga Jual: Rp15.000 – Rp22.000

Minuman biru cerah yang segar untuk cuaca panas.
Bahan: sirup blue curaçao non-alkohol, soda atau air mineral, es batu, irisan lemon/jeruk.

Warna mencolok membuatnya cocok untuk konten media sosial.

6. Sakura Fizz Refresher​

Estimasi Harga Jual: Rp18.000 – Rp25.000

Minuman berwarna pink dengan sensasi soda.
Bahan: sirup sakura, soda atau minuman berkarbonasi, es batu, irisan buah.

Cocok disajikan untuk acara buka bersama atau pesanan khusus Ramadan.

7. Squash Yakult dan Jelly​

Estimasi Harga Jual: Rp15.000 – Rp22.000

Perpaduan minuman probiotik dan sirup buah.
Bahan: Yakult, sirup squash (melon/nangka), nata de coco atau jelly, es batu.

Kombinasi rasa unik dan topping kenyal menjadi daya tarik tersendiri.

8. Matcha Cream Cloud​

Estimasi Harga Jual: Rp20.000 – Rp28.000

Matcha latte dengan lapisan krim lembut di atasnya.
Bahan: matcha latte, whipped cream atau cream cloud, gula, es batu.

Varian ini menyasar konsumen yang menginginkan minuman premium dengan tampilan elegan.

Tips Meningkatkan Penjualan Minuman Ramadan​

Agar usaha minuman takjil lebih optimal, beberapa strategi dapat diterapkan:
  • Gunakan kemasan transparan dengan label menarik agar tampilan produk lebih menonjol.
  • Sediakan variasi topping seperti jelly, nata de coco, atau popping boba untuk meningkatkan nilai jual.
  • Tawarkan promo paket berbuka, misalnya diskon pembelian dua hingga tiga minuman.
  • Pastikan kebersihan bahan dan kecepatan pelayanan untuk menjaga kepercayaan pelanggan.
Selain itu, promosi melalui media sosial dan layanan pesan antar dapat memperluas jangkauan pasar, terutama di kawasan perumahan dan perkantoran.

Peluang Usaha Menjanjikan Selama Ramadan​

Minuman takjil kekinian memiliki karakter mudah diproduksi dan disesuaikan dengan selera pasar lokal. Dengan pengelolaan modal yang baik dan perencanaan stok bahan baku, usaha ini berpotensi menghasilkan margin keuntungan yang kompetitif.

Meski demikian, pelaku usaha tetap disarankan melakukan riset harga bahan di wilayah masing-masing serta memperhitungkan biaya operasional agar penetapan harga tetap realistis dan kompetitif.(*)
 
Back
Atas.