"Art Fun PAS for Children", Ajang Fasilitasi Berkesenian Untuk Anak Yang Digelar Pendhapa Art Space | Media Jogja

"Art Fun PAS for Children", Ajang Fasilitasi Berkesenian Untuk Anak Yang Digelar Pendhapa Art Space

Bantul-Pendhapa Art Space (PAS) menggelar program "Art Fun PAS for Children", sebuah program workshop dan fasilitasi anak-anak usia 6 sampai 12 tahun untuk berkesenian, terutama yang berkaitan dengan produksi seni patung.

‎Seni patung sengaja dipilih karena berangkat dari keyakinan bahwa kesenian ini mengajarkan anak-anak pada aspek motorik dan spasial. Aktivitas memahat dan membentuk bahan secara langsung mengasah koordinasi fisik, sementara sifat tiga dimensi dari patung menumbuhkan kesadaran ruang dan bentuk secara nyata.

‎Seni Patung juga sengaja dipilih karena menilik dari metode Early Childhood Care and Development (ECCD) Holistik, sebuah metode yang diyakini sebagai jalan untuk membentuk fondasi manusia berkualitas.

‎Program ini sendiri telah dilaksanakan 10 kali dalam kurun waktu Juli hingga Oktober 2025, diikuti oleh lebih dari 100 anak, termasuk anak penyandang disabilitas.

Seni Patung Sebagai Bagian Dari Keseharian dan Ruang Bermain
Art Fun PAS for Children menjadikan seni patung sebagai mainan anak-anak dalam bentuk figur yang beragam, menjadi barang wajib dalam proses tumbuh kembang anak. Lewat media ini, anak-anak bisa mengimajinasikan masa depan, ruang hidup dan interaksi yang ideal dalam bayangan mereka.

‎Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendudukkan anak-anak sebagai subjek partisipan aktif, tidak hanya menjadi objek partisipan pasif. Melalui ajang Art Fun PAS for Children ini, Pendhapa Art Space ingin memperluas ruang pendidikan seni yang tidak hanya berfokus pada hasil karya, tetapi lebih pada proses reflektif dan partisipatif, yang dapat membentuk karakter dan daya imajinasi anak-anak di masa depan.

Art Fun PAS for Children Bukanlah Ajang Kompetisi
Menurut Manajer Program sekaligus Kurator Pameran, Hardiwan Prayoga, Art Fun PAS for Children bukanlah ajang perlombaan. "Program ini bukanlah untuk persaingan, bukan adu keterampilan, apalagi gagah-gagahan. Justru, program ini menjadi ruang bagi kita untuk merenungkan kembali bahwa pendidikan adalah perkara proses, bahwa seni patung adalah wahana imersif yang berada dalam dimensi kasat mata kita", ujarnya.

‎"Tujuan akhirnya, kami ingin seni patung menjadi bagian dari keseharian anak-anak. Bahwa patung bukan sesuatu yang jauh, tapi bisa menjadi medium bermain dan berimajinasi", tandasnya.

‎Hasil dari program ini kini dipamerkan dalam Art Fun PAS Showcase di Galeri A-B Pendhapa Art Space hingga 31 Oktober 2025. Selain Pameran Karya, Pendhapa Art Space juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan pendukung antara lain pop-up market, workshop menulis ornamen magnetik, dan pelatihan pendampingan disabilitas di ruang seni.

‎Melalui program ini, Pendhapa Art Space berkomitmen memperkuat pendidikan seni yang inklusif dan transformatif. Setiap karya menjadi cerminan dunia imajinasi yang polos, jujur, dan penuh warna, sebuah bukti bahwa pendidikan seni bukan semata hasil akhir, melainkan proses membangun karakter, refleksi dan empati melalui tangan-tangan kecil yang kreatif. (irv)
 

Lampiran

  • IMG_20251025_133646_195.webp
    IMG_20251025_133646_195.webp
    527,7 KB · Dilihat: 25
Back
Atas.