Belum Banyak yang Tahu, Ini Dia Kerugian Ternak Ayam Joper | Media Jogja

Belum Banyak yang Tahu, Ini Dia Kerugian Ternak Ayam Joper

1685338602532.webp

Beternak ayam memiliki keuntungan sendiri tapi ada pula kerugian ternak ayam joper yang harus diketahui. Ayam joper memang istimewa karena selain unik memiliki masa panen lebih singkat dibandingkan ayam kampung.

Meskipun demikian ada banyak hal yang perlu diperhatikan untuk memulai ternak ayam jenis joper. Selain membutuhkan modal, harus kuat dengan pakan yang mahal. Apa itu ayam joper dan apakah kerugiannya, bisa cek secara lengkap dalam artikel ini.

Apa Itu Ayam Joper

Ayam joper merupakan senis ayam kampung pedaging dan pemasaran ayam joper bisa meningkat pada saat tertentu. Jenis ayam adalah hasil persilangan ayam bangkok jantan dan ayam betina khusus petelur.

Masa panen bisa dikatakan singkat dan dagingnya padat serta enak rasanya. Daya tahan tubuhnya juga kuat sehingga lebih tahan berbagai penyakit.

Dengan banyak keunggulan ini ayam joper menjadi pilihan beberapa orang ketika akan menghemat pengeluaran daripada membeli ayam kampung. Harga yang cenderung lebih murah dari ayam kampung memang menggiurkan untuk diternak.

Sebutan lain untuk ayam joper adalah ayam kamper, jawa super, ayam kampung super, koper dan masih banyak sebutan lain. Selain keungguan ada pula kelemahan yang merugikan jika ternak ayam joper.

Bagi pemula dalam beternak ayam, mungkin belum tahu lengkap kerugian ini. Memang untuk meminimalkan resiko kerugian, perlu mengetahui dampak rugi dalam memelihara ayam joper.

Kerugian Ternak Ayam Joper

Daging yang enak dan masa panen lebih singkat membuat ayam joper idola saat momen tertentu. Saat lebaran, ayam joper menjadi pilihan banyak khalayak karena bisa dijadikan menu lebaran yang tak kalah enak dengan ayam kampung.

Lagipula harga lebih terjangkau di pasaran. Namun, ada pula kerugian yang perlu dipertimbangkan saat memelihara ayam jenis joper, antara lain:

1. Boros Pakan

Pakan ternak harganya mahal apalagi ayam, maka boros makanan menjadi salah satu kerugian ternak ayam joper yang tidak boleh diabaikan. Pertumbuhannya memang relatif cepat sehingga membutuhkan pakan dalam jumlah banyak.

Jadi wajar adanya jika pakan menjadi kerugian awal ketika memelihara ayam joper. Pengeluaran akan lebih besar untuk pembelian pakan ternak menjadi faktor utama tumbuh kembang ayam.

2. Tidak Suka Mengeram Telur

Kerugian kedua yang membuat peternak ayam joper harus lebih bersabar karena jenis ayam tersebut tidak suka mengerami telur.

Dengan demikian jika ada ayam yang bertelur banyak yang tidak jadi karena memang tidak dierami indukannya. Mereka malas dan memang tidak suka dengan mengerami telur.

3. Harga Telur Murah

Telur ayam joper harganya lebih murah dibandingkan ayam kampung. Jika telur ayam kampung dijual satuan dengan harga relatif mahal, berbeda dengan ayam joper. Telur dijual dengan hitungan kilogram sehingga lebih murah.

4. Modal Lebih Besar

Salah satu kendala lain yang bisa dibilang merugikan adalah biaya modal. Modal yang dibutuhkan lebih besar daripada memelihara ayam kampung. Ada peralatan khusus untuk ayam joper sehingga membutuhkan biaya sehingga hitungannya lebih mahal.

Namun hal ini bisa disikapi dengan usia panen lebih singkat agar menutup biaya modal tinggi. Meskipun banyak kerugiannya, tidak menampik jika pilihan ternak ayam joper menjadi pilihan kedua setelah ayam kampung.

Kesimpulan

Rasa dari daging ayam jenis joper memang enak dan lebih padat. Jika dibandingkan ayam kampung hampir mirip dan masa panen lebih cepat jenis joper.

Hanya saja, sebelum memutuskan ternak jenis super ini, ada baiknya mengetahui kerugian ternak ayam joper. Hal itu untuk meminimalisir kerugian dan dapat mengantisipasi dengan solusi terbaik.​
 
Back
Atas.