Seperti yang telah Anda ketahui bahwa Indonesia memang dikenal akan kekayaan alamnya yang sangat berlimpah, termasuk di dalamnya adalah rempah - rempah. Indonesia memang sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu negara penghasil rempah terbesar di dunia sehingga tidak mengherankan jika pada jaman dahulu wilayah Nusantara selalu menjadi daya tarik bagi bangsa - bangsa dari Eropa. Indonesia memang memiliki kondisi iklim dan tanah yang sangat baik sebagai tempat tumbuhnya tanaman rempah.
Salah satu jenis rempah yang banyak tumbuh di Indonesia adalah lada, jenis rempah yang satu ini sering dijadikan sebagai bumbu dapur untuk membuat berbagai macam masakan. Lada sendiri memiliki rasa yang sedikit pedas sehingga akan memberikan rasa hangat di dalam tubuh yang mana sangat dibutuhkan oleh masyarakat dari negara - negara subtropis. Perlu Anda ketahui bahwa lada merupakan salah satu jenis komoditi rempah yang sangat penting sehingga akan bisa Anda jadikan sebagai peluang untuk melakukan usaha budidaya lada.
Cara Menanam Lada Untuk Pemula
1. Persiapan Lahan
Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk melakukan usaha budidaya lada adalah mempersiapkan lahan, kegiatan ini sebaiknya Anda lakukan pada saat musim kemarau sehingga bisa Anda gunakan untuk menanam lada di musim hujan. Anda bisa membersihkan lahan dari gulma dan melakukan pengajiran dengan jarak tanam 1,5 x 1,5 meter, Anda juga perlu melakukan pemupukan menggunakan kompos.
2. Pemilihan Bibit Lada
Proses pembibitan pada tanaman lada harus Anda lakukan secara jeli di mana Anda harus memilih bibit lada yang terjamin kemurniannya serta berasal dari pohon induk yang sehat. Untuk mudahnya, saat ini Anda telah bisa membeli bibit lada dari toko - toko pertanian yang terpercaya, namun usahakanlah agar memilih bibit lada yang telah bersertifikat sehingga terjamin kualitasnya.
3. Penanaman Bibit Lada
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan dalam usaha budidaya lada adalah proses penanaman, Anda bisa menanam bibit lada yang telah Anda beli pada lubang tanam yang jaraknya kurang lebih 1,5 x 1,5 meter. Perlu Anda perhatikan bahwa sebaiknya proses penanaman bibit lada dilakukan pada waktu sore hari dengan tujuan agar bibit lada tidak langsung terkena sinar matahari.
4. Pemeliharaan Lada
Pemeliharaan merupakan salah satu proses yang sangat penting dalam usaha budidaya lada, Anda bisa melakukan penyiangan secara rutin untuk membuang gulma yang tumbuh di sekitar tanaman. Anda juga harus melakukan penyiraman secara rutin dengan frekuensi satu hari sekali agar tanaman lada tidak kekeringan, selain itu pemupukan ulang juga perlu Anda lakukan secara berkala.
5. Proses Pemanenan
Perlu Anda ketahui bahwa tanaman lada mulai bisa dipanen setelah berusia 2 tahun setelah masa tanam, namun proses pemanenan berikutnya sudah bisa Anda lakukan setiap tahunnya hingga usia tanaman lada mencapai 10 tahun. Pada pemanenan yang pertama kali, pada umumnya tanaman lada akan mengasilkan 200 gram lada kering per tanaman dan akan meningkat pada proses panen selanjutnya.
Lada merupakan salah satu komoditi rempah yang memiliki harga jual tinggi sehingga kini banyak masyarakat yang mulai tertarik untuk membudidayakannya.
Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk melakukan usaha budidaya lada adalah mempersiapkan lahan, kegiatan ini sebaiknya Anda lakukan pada saat musim kemarau sehingga bisa Anda gunakan untuk menanam lada di musim hujan. Anda bisa membersihkan lahan dari gulma dan melakukan pengajiran dengan jarak tanam 1,5 x 1,5 meter, Anda juga perlu melakukan pemupukan menggunakan kompos.
2. Pemilihan Bibit Lada
Proses pembibitan pada tanaman lada harus Anda lakukan secara jeli di mana Anda harus memilih bibit lada yang terjamin kemurniannya serta berasal dari pohon induk yang sehat. Untuk mudahnya, saat ini Anda telah bisa membeli bibit lada dari toko - toko pertanian yang terpercaya, namun usahakanlah agar memilih bibit lada yang telah bersertifikat sehingga terjamin kualitasnya.
3. Penanaman Bibit Lada
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan dalam usaha budidaya lada adalah proses penanaman, Anda bisa menanam bibit lada yang telah Anda beli pada lubang tanam yang jaraknya kurang lebih 1,5 x 1,5 meter. Perlu Anda perhatikan bahwa sebaiknya proses penanaman bibit lada dilakukan pada waktu sore hari dengan tujuan agar bibit lada tidak langsung terkena sinar matahari.
4. Pemeliharaan Lada
Pemeliharaan merupakan salah satu proses yang sangat penting dalam usaha budidaya lada, Anda bisa melakukan penyiangan secara rutin untuk membuang gulma yang tumbuh di sekitar tanaman. Anda juga harus melakukan penyiraman secara rutin dengan frekuensi satu hari sekali agar tanaman lada tidak kekeringan, selain itu pemupukan ulang juga perlu Anda lakukan secara berkala.
5. Proses Pemanenan
Perlu Anda ketahui bahwa tanaman lada mulai bisa dipanen setelah berusia 2 tahun setelah masa tanam, namun proses pemanenan berikutnya sudah bisa Anda lakukan setiap tahunnya hingga usia tanaman lada mencapai 10 tahun. Pada pemanenan yang pertama kali, pada umumnya tanaman lada akan mengasilkan 200 gram lada kering per tanaman dan akan meningkat pada proses panen selanjutnya.
Lada merupakan salah satu komoditi rempah yang memiliki harga jual tinggi sehingga kini banyak masyarakat yang mulai tertarik untuk membudidayakannya.