Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan nuansa warna merah, hiasan khas, serta simbol-simbol yang sarat makna. Menjelang Imlek, banyak keluarga mulai mempersiapkan dekorasi rumah sebagai bagian dari tradisi menyambut tahun baru menurut penanggalan China. Selain memperindah rumah, dekorasi Imlek dipercaya mengandung harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran di tahun yang baru.
Dilansir dari China Highlights, persiapan dekorasi Imlek umumnya sudah dilakukan jauh sebelum hari perayaan. Sebagian masyarakat mulai menghias rumah sejak beberapa minggu sebelumnya, sementara lainnya baru melakukannya sekitar 10 hari menjelang Imlek. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan masih dipertahankan hingga kini, termasuk di berbagai negara dengan komunitas Tionghoa yang besar.
Beberapa jenis dekorasi tertentu kerap dipilih karena diyakini memiliki makna simbolis yang kuat. Mulai dari lentera merah hingga tanaman hias, setiap ornamen memiliki filosofi tersendiri dalam budaya China. Berikut sejumlah dekorasi Imlek yang paling umum digunakan dan dipercaya membawa keberuntungan, sebagaimana dirangkum dari China Highlights dan Timothy S. Y. Lam Museum of Anthropology.
Lampion Merah
Lampion merah menjadi salah satu dekorasi Imlek yang paling mudah dikenali. Lentera berwarna merah ini kerap digantung di depan rumah, di pintu masuk, di halaman, hingga di area publik dan pusat perbelanjaan. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, warna merah melambangkan kebahagiaan, keberanian, dan perlindungan dari hal-hal buruk.Lampion merah dipercaya dapat mengusir energi negatif serta membawa suasana hangat dan penuh sukacita selama perayaan Imlek. Karena itu, hiasan ini hampir selalu hadir dalam setiap perayaan Tahun Baru China.
Karakter Fu yang Dipasang Terbalik
Dekorasi lain yang sering ditemui adalah karakter China 福 (fú) yang ditempel di pintu rumah atau dinding. Karakter ini bermakna keberuntungan atau nasib baik. Menariknya, karakter Fu justru dipasang dalam posisi terbalik.Dalam budaya China, kata “terbalik” memiliki pelafalan yang sama dengan kata “datang”. Dengan memasang karakter Fu secara terbalik, maknanya adalah keberuntungan telah datang ke rumah dan penghuninya. Filosofi inilah yang membuat tradisi ini tetap lestari hingga sekarang.
Kuplet Tahun Baru di Pintu Rumah
Kuplet Tahun Baru atau chunlian biasanya dipasang di sisi kanan dan kiri pintu rumah. Kuplet ini berisi kalimat harapan, doa, atau puisi singkat yang mencerminkan keinginan akan kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang.Tulisan kuplet dibuat menggunakan tinta hitam di atas kertas merah. Kuplet selalu dipasang berpasangan, karena dalam budaya China angka genap dianggap melambangkan keseimbangan, keberuntungan, dan kemakmuran. Selain memiliki makna simbolis, kuplet juga mempercantik tampilan pintu rumah saat Imlek.
Lukisan Tahun Baru
Lukisan Tahun Baru juga menjadi bagian dari dekorasi khas Imlek. Lukisan ini umumnya menampilkan tokoh-tokoh legendaris, dewa penjaga, anak-anak, atau simbol alam seperti bunga dan hewan.Lukisan biasanya ditempel di dinding atau pintu rumah dengan harapan dapat membawa perlindungan serta keberuntungan bagi keluarga. Selain itu, lukisan Tahun Baru juga mencerminkan nilai budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Rangkaian Bunga Hias
Rangkaian bunga memiliki peran penting dalam perayaan Imlek karena melambangkan datangnya musim semi dan awal yang baru. Bunga dianggap sebagai simbol kehidupan, pertumbuhan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.Beberapa jenis bunga yang populer digunakan saat Imlek antara lain anggrek, peony, bunga persik, dan ranting bunga plum. Setiap bunga memiliki makna tersendiri, mulai dari kemakmuran, keharmonisan, hingga keberuntungan dalam hubungan keluarga.
Pohon Kumquat
Pohon kumquat menjadi salah satu dekorasi Imlek yang paling sarat makna. Dalam bahasa Kanton, kumquat disebut gam gat sue, di mana kata gam berarti emas dan gat berarti keberuntungan. Sementara dalam bahasa Mandarin, kumquat dikenal sebagai jinju shu, dengan makna serupa.Buah kumquat yang berwarna keemasan dipercaya melambangkan kekayaan dan rezeki. Oleh karena itu, menempatkan pohon kumquat di rumah saat Imlek dianggap sebagai simbol harapan akan kemakmuran dan keberuntungan sepanjang tahun.
Makna Dekorasi dalam Tradisi Imlek
Berbagai dekorasi Imlek tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiasan semata, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya, doa, dan harapan masyarakat Tionghoa. Tradisi menghias rumah menjelang Imlek menjadi momen penting untuk menyambut tahun baru dengan semangat positif.Dengan memahami makna di balik setiap dekorasi, perayaan Imlek tidak hanya menjadi lebih meriah, tetapi juga sarat nilai budaya dan filosofi yang mendalam.(*)