Jogja-Dunia kerja mengalami pergeseran masif seiring dengan adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin mendominasi di berbagai sektor. Berdasar laporan, Indonesia masih membutuhkan sekitar 400 ribu talenta digital baru setiap tahunnya.
Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel kembali menghadirkan program IndonesiaNEXT yang telah memasuki tahun kesepuluh sebagai wujud nyata komitmen pengembangan kapabilitas talenta muda di tanah air.
Dalam perjalanannya selama satu dekade, IndonesiaNEXT menjangkau lebih dari 96 ribu mahasiswa dan mencetak lebih dari 9.000 talenta bersertifikat dari 705 perguruan tinggi di seluruh penjuru Tanah Air.
Program tersebut membawa pendekatan unik (unique approach) berbasis peran. Mahasiswa akan dilatih secara spesifik untuk menjadi seorang Hustler (Manajer Proyek), Hipster (Desainer UI/UX), dan Hacker (Pemrogram). Pada tahap akhir, peserta terbaik akan mendapatkan predikat juara sesuai perannya masing-masing, serta penghargaan untuk solusi paling inovatif.
Komitmen Telkomsel Pada Pengembangan Talenta Generasi Muda
Langkah strategis Telkomsel melalui IndonesiaNEXT sejalan dengan tren perusahaan masa kini, di mana sekitar 70 persen perusahaan di kawasan Asia Pasifik mulai mengadopsi AI dalam operasional bisnis mereka. General Manager Mobile Consumer Business Region Jateng-DIY Telkomsel, Gamada mengatakan, komitmennya dalam membekali generasi muda dengan talenta yang terkait dengan AI.
Program ini dibekali dengan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang aplikatif dan pendampingan terarah agar generasi muda dapat mengembangkan potensi terbaiknya untuk berkontribusi nyata di ekosistem digital tanah air.
Gamada menambahkan, memasuki satu dekade perjalanan IndonesiaNEXT, pihaknya memastikan program ini terus relevan dengan menghadirkan pengalaman pembelajaran menyeluruh dari penguatan kompetensi teknologi hingga kesiapan karier.
"Telkomsel berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan talenta digital Indonesia melalui IndonesiaNEXT. Program ini kami rancang untuk membekali generasi muda dengan pembelajaran berbasis AI yang aplikatif, eksposur langsung terhadap perspektif industri, serta proses pendampingan yang konsisten dan terarah," tegas Gamada sebagaimana dilansir keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).
Pelaksanaan program diawali dengan kunjungan edukasi roadshow ke beberapa perguruan tinggi. Setelah mengunjungi Institut Teknologi Bandung (14 April 2026), rangkaian berlanjut ke Universitas Gadjah Mada (30 April 2026), BINUS University Bekasi (7 Mei 2026), dan Universitas Brawijaya (12 Mei 2026).
Pendaftaran IndonesiaNEXT tahun ke-10 masih terbuka hingga 31 Mei 2026 secara daring melalui tautan resmi tsel.id/10indonesiaNEXT. (irv)
Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel kembali menghadirkan program IndonesiaNEXT yang telah memasuki tahun kesepuluh sebagai wujud nyata komitmen pengembangan kapabilitas talenta muda di tanah air.
Dalam perjalanannya selama satu dekade, IndonesiaNEXT menjangkau lebih dari 96 ribu mahasiswa dan mencetak lebih dari 9.000 talenta bersertifikat dari 705 perguruan tinggi di seluruh penjuru Tanah Air.
Program tersebut membawa pendekatan unik (unique approach) berbasis peran. Mahasiswa akan dilatih secara spesifik untuk menjadi seorang Hustler (Manajer Proyek), Hipster (Desainer UI/UX), dan Hacker (Pemrogram). Pada tahap akhir, peserta terbaik akan mendapatkan predikat juara sesuai perannya masing-masing, serta penghargaan untuk solusi paling inovatif.
Komitmen Telkomsel Pada Pengembangan Talenta Generasi Muda
Langkah strategis Telkomsel melalui IndonesiaNEXT sejalan dengan tren perusahaan masa kini, di mana sekitar 70 persen perusahaan di kawasan Asia Pasifik mulai mengadopsi AI dalam operasional bisnis mereka. General Manager Mobile Consumer Business Region Jateng-DIY Telkomsel, Gamada mengatakan, komitmennya dalam membekali generasi muda dengan talenta yang terkait dengan AI.
Program ini dibekali dengan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang aplikatif dan pendampingan terarah agar generasi muda dapat mengembangkan potensi terbaiknya untuk berkontribusi nyata di ekosistem digital tanah air.
Gamada menambahkan, memasuki satu dekade perjalanan IndonesiaNEXT, pihaknya memastikan program ini terus relevan dengan menghadirkan pengalaman pembelajaran menyeluruh dari penguatan kompetensi teknologi hingga kesiapan karier.
"Telkomsel berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan talenta digital Indonesia melalui IndonesiaNEXT. Program ini kami rancang untuk membekali generasi muda dengan pembelajaran berbasis AI yang aplikatif, eksposur langsung terhadap perspektif industri, serta proses pendampingan yang konsisten dan terarah," tegas Gamada sebagaimana dilansir keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).
Pelaksanaan program diawali dengan kunjungan edukasi roadshow ke beberapa perguruan tinggi. Setelah mengunjungi Institut Teknologi Bandung (14 April 2026), rangkaian berlanjut ke Universitas Gadjah Mada (30 April 2026), BINUS University Bekasi (7 Mei 2026), dan Universitas Brawijaya (12 Mei 2026).
Pendaftaran IndonesiaNEXT tahun ke-10 masih terbuka hingga 31 Mei 2026 secara daring melalui tautan resmi tsel.id/10indonesiaNEXT. (irv)