Selain penyakit kulit dan diare yang banyak menyerang manusia di musim hujan, cukup banyak juga jenis penyakit yang menyerang tanaman di musim hujan. Apa sajakah jenis penyakit tanaman di musim hujan yang wajib banget diwaspadai karena dapat merusak tanaman yang dipelihara?
1. Antraknosa
Buat warga Jogja dan sekitarnya yang hobi dengan tanaman, pasti tidak asing lagi dengan nama penyakit tanaman di musim hujan ini. Antraknosa merupakan penyakit tanaman dari jenis jamur – jamuran yang menyebar pada pohon hijau yang tengah berganti daun selama musim hujan.
Jamur jenis ini seringkali muncul di bagian cabang tanaman yang rendah, kemudian menyebar secara bertahap ke bagian atas pohon. Antraknosa juga sering dikenal sebagai penyakit hawar daun, muncul sebagai lesi gelap di bagian daun, batang, bunga, dan buah.
Jika tanaman terserang penyakit antraknosa, segera pangkas daun tanaman yang terserang antraknosa untuk meningkatkan aliran udara dan menghilangkan bagian tanaman yang terinfeksi. Semprotkan fungisida pada tanaman. Jika perlu, buang sisa – sisa pohon selama musim tanam.
2. Hawar api
Ada hawar daun, ada juga hawar api. Hawar api merupakan jenis penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri Erwinia amylovora yang menyerang bagian pohon buah, utamanya menyerang tanaman apel dan pir.
Tanaman yang terserang hawar api, gejala utamanya adalah muncul lendir berwarna kuning atau cokelat di bagian cabang, batang, dan bunga yang kemudian mengering dan membentuk luka bakar. Jika dibiarkan tanpa penanganan, hawar api dapat menyebabkan pohon buah kehilangan nutrisi lalu mati.
3. Embun tepung
Embun tepung merupakan jenis penyakit tanaman di musim hujan yang disebabkan oleh infeksi jamur Erysiphe sp. Jenis jamur tersebut tumbuh di bagian permukaan daun yang lembab akibat curah hujan yang tinggi.
Gejala yang tampak pada tanaman yang terserang embun tepung adalah terdapatnya lapisan berwarna putih seperti tepung di bagian daun, kemudian lama kelamaan lapisan putih seperti tepung tersebut mengering lalu menghitam.
Beberapa jenis tanaman yang sangat rentan terserang penyakit embun tepung di antaranya seperti tanaman anggur, semangka, dan mentimun. Sementara dari jenis tanaman bunga yang rentan terserang embun tepung adalah tanaman bunga mawar.
4. Penyakit busuk daun
Busuk daun pada tanaman disebabkan oleh jamur yang dikenal bernama Phytophthora infestans. Jenis penyakit ini dapat menyebar melalui spora yang dibawa oleh air atau angin. Tanaman yang terserang daun busuk biasanya akan mengalami gejala seperti terdapatnya bercak cokelat atau hitam pada daun.
Daun dengan bercak cokelat atau hitam tadi kemudian membusuk dan lalu gugur. Beberapa jenis tanaman yang sangat rentan terkena busuk daun di antaranya seperti tanaman tomat, kentang, terong, juga cabai.
5. Klorosis besi
Tanaman yang terserang klorosis besi akan mengalami hambatan pada proses penyerapan zat besi oleh akar. Pada akhirnya, bagian daun pada tanaman akan menguning dari ujung atau tepi dan mengakibatkan tanaman menjadi tumbuh tak sehat atau bahkan mati.
Beberapa jenis tanaman yang sangat rentan terserang klorosis besi di antaranya seperti tanaman jeruk, mangga, alpukat, dan kelapa sawit.
Lantas, cara mencegah dan mengatasi penyakit tanaman di musim hujan seperti jenis – jenis penyakit di atas seperti apa?
Cara Mencegah dan Mengatasi Penyakit Tanaman di Musim Hujan
Untuk mengatasi hawar daun, hawar api, antraknosa, busuk daun, dan klorosis besi pada tanaman, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasinya seperti :- Berusaha memilih bibit tanaman berkualitas dan jika perlu memilih varietas tanaman yang tahan banting dari serangan penyakit.
- Menjaga kebersihan lahan dan alat pertanian.
- Mengatur jarak tanam yang sesuai.
- Melakukan pengairan secara tepat dan menghindari adanya genangan air.
- Memberikan pemupukan secara seimbang papda tanaman yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
- Melakukan upaya pengendalian hama dan gulma secara rutin.
- Melakukan upaya penyemprotan pestisida secara bijak dan diupayakan sesuai dosis yang dibutuhkan oleh tanaman. Jangan berlebihan!.
- Melakukan pemangkasan dan pembuangan bagian tanaman yang terkena hama atau virus, sakit, atau mati.